SEJARAH PULAU SERIBU MASJID
Asal Kata Lombok dan Sasak
Lombok dan Sasak adalah dua nama yang tidak bisa dipisahkan. Nama Lombok untuk sebutan pulaunya, nama Sasak untuk sebutan suku bangsanya. Lombok berasal dari bahasa Sasak; “lomboq” artinya “lurus”. Sasak sebenarnya berasal dari “sak-sak” yang artinya “perahu bercadik”.
Namun, banyak orang yang salah mengerti. Lombok diartikan “cabe” sehingga ada yang mengartikan pulau Lombok sebagai “pulau pedas”. Padahal cabe dalam bahasa Sasak adalah “sebia” (dibaca “sebie”).
saya kali ini akan menjelaskan asal usul
mengapa disebut Lombok dan Sasak. Nama Lombok dalam berbagai cerita
lisan maupun tertulis dalam takepan lontar adalah salah satu nama dari
Pulau Lombok. Nama lain yang sering disebut adalah pulau “Meneng” yang
berarti “sepi”. Ada yang menyebut “Gumi Sasak”, ada yang menyebut “Gumi
(bumi) Selaparang”, sesuai dengan nama salah satu kerajaan yang terkenal
di Lombok pada zaman dulu, yaitu kerajaan Selaparang.
pulau lombok terdiri dari berbagai kabupataen antara lain seperti kabupaten lombok tengah,lombok timur,lombok utara dan terakhir lombok barat setiap kabupaten memiliki tempat wisata yang menarik untuk di kunjungi.

Pulau Lombok (jumlah penduduk pada tahun 2001: 2.722.123 jiwa) adalah sebuah pulau di kepulauan sunda kecil atau Nusa tenggara yang terpisahkan oleh Selat Lombok dari Bali di sebelat barat dan Selat Alas di sebelah timur dari Sumbawa. Pulau ini kurang lebih berbentuk bulat dengan semacam "ekor" di sisi barat daya yang panjangnya kurang lebih 70 km. Luas pulau ini mencapai 5.435 km² menempatkannya pada peringkat 108 dari daftar pulau berdasarkan luasnya didunia. Kota utama di pulau ini adalah Kota Mataram dan sebgian besar masyarakat lombok menganut agama dengan adanya pariwisata yang mendukung Lombok dalam banyak hal mirip dengan Bali, dan pada dasawarsa tahun 1990-an mulai dikenal wisatawan mancanegara. Namun dengan munculnya krisis moneter
yang melanda Indonesia pada akhir tahun 1997 dan krisis-krisis lain
yang menyertainya, potensi pariwisata agak terlantarkan. Lalu pada awal
tahun 2000
terjadi kerusuhan antar-etnis dan antar agama di seluruh Lombok
sehingga terjadi pengungsian besar-besaran kaum minoritas. Mereka
terutama mengungsi ke pulau Bali. Namun selang beberapa lama kemudian situasi sudah menjadi kondusif dan mereka sudah kembali. Pada tahun 2007 sektor pariwisata adalah satu-satunya sektor di Lombok yang berkembang.
.
26 Komentar
Waaaowwww
BalasHapusNext dong :)
BalasHapusWissss
BalasHapusVerry good
BalasHapusuhhhhh
BalasHapusbest news
BalasHapusBagus
BalasHapuslombok top
BalasHapustop
BalasHapusKeren. And good job
BalasHapusKeren. And good job
BalasHapusGood
BalasHapusyahh aku sudah nih
BalasHapusGood
BalasHapusGood
BalasHapusgood jobbbb
BalasHapusThanks infonya
BalasHapusBagus♡♡
BalasHapusNicee
BalasHapusNicee
BalasHapusNicee
BalasHapusBaguuus :)
BalasHapusnext ..
BalasHapusyou're the greatest
two thumbs up for you
BalasHapusexcellent !
BalasHapusNice
BalasHapus